Menselaraskan Pembangunan Daerah dan Prioritas Penggunaan Dana Desa di Kabupaten OKI
Kabupaten Ogan Komering Ilir, 4 Juni 2026 – Hari Kamis kemarin, Kantor Bupati OKI menjadi tempat berlangsungnya rapat koordinasi yang sangat penting dan strategis. Pertemuan ini diselenggarakan khusus untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan prioritas penggunaan Dana Desa, tentunya mengacu pada Peraturan Menteri Desa yang berlaku. Tujuannya jelas, supaya semua program yang berjalan baik di tingkat kabupaten maupun desa bisa sejalan, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat OKI.
Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Bupati OKI, Bapak H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si. Turut hadir juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten OKI, Bapak Arie Mulawarman, S.STP., M.Si, serta Staf Bidang 3 DPMD, Bapak M. Damsir, S.STP. Kehadiran unsur pendamping pun melengkapi pertemuan ini, yaitu Koordinator Kabupaten P3MD Ibu Nensi Novianti, S.T., M.T, beserta tim TAPM Kabupaten OKI yang terdiri dari Bapak Irawadi, Ibu Nurahwati, Bapak Rapiudin, Ibu Nursiah, dan Bapak Bobby Irawan.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh semangat, disepakati ada lima poin utama rencana pembangunan daerah yang akan diselaraskan langsung dengan penggunaan Dana Desa. Kelima hal ini dianggap sangat mendesak dan penting untuk dikembangkan di seluruh desa di OKI, yaitu:
1. Peningkatan Kesehatan Masyarakat: Fokus utamanya adalah penanganan serius terhadap masalah stunting serta upaya pengentasan penyakit AIDS, Tuberkolosis, dan Malaria (ATM). Kesehatan warga adalah modal utama kemajuan desa.
2. Menguatkan Semangat Gotong Royong: Menggabungkan partisipasi aktif warga desa dengan program PKTD, supaya semangat kerja sama dan saling bantu di tengah masyarakat tetap hidup dan makin kuat.
3. Mewujudkan Desa Digital : Mendorong ketersediaan akses internet hingga ke pelosok desa. Ini langkah penting supaya desa tidak tertinggal informasi dan bisa berkembang selaras dengan kemajuan zaman.
4. Meningkatkan Ekonomi Warga: Melalui program ketahanan pangan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), diharapkan perekonomian masyarakat desa bisa tumbuh, berputar, dan mensejahterakan.
5. Pengelolaan Aset yang Lebih Baik: Memberikan bekal dan peningkatan kemampuan bagi para perangkat desa dalam mengelola aset milik desa, supaya nilainya terjaga dan bermanfaat jangka panjang.
Bapak Bupati, H. Muchendi Mahzareki, dalam penyampaiannya menekankan betapa pentingnya peran serta masyarakat. Beliau berpesan, “Partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong itu sangat berharga, terutama dalam menjaga aset desa yang sudah dibangun bersama. Contoh sederhananya, gotong royong membersihkan rumput di pinggir jalan atau membersihkan selokan. Hal kecil ini penting supaya air tidak menggenang dan merusak jalan yang sudah kita bangun.”
Beliau juga sangat merespons positif seluruh pembahasan dalam rapat ini dan berharap kegiatan koordinasi seperti ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya itu, Bupati juga meminta peran yang lebih maksimal dari para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang bertugas di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa. Menurut beliau, para pendamping ini harus bisa membantu mewujudkan desa percontohan. Baik dari sisi administrasi yang rapi maupun hasil pembangunan yang nyata, supaya bisa memicu semangat desa-desa lain untuk ikut maju dan berkembang.
Dengan adanya kesepakatan dan arahan yang jelas ini, diharapkan pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir bisa berjalan lebih terarah, serasi, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa. Semua bergerak satu tujuan: memajukan OKI yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. OKI Maju Bersama.
#BersamaKitaBisa
Tim TAPM P3MD OKI


